Maudjawa, 15 Oktober 2017
Perjamuan Malam TUHAN
yang Kudus
Pengakuan Percaya atas
nama Antonetha Tudu
Injil Yohanes.15 : 1 – 8
Saudara–saudara
yang kekasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus,
Dalam
perikop ini Yesus menyebut diri-Nya Pokok Anggur yang Benar. Benar disini berarti asli, sejati, bukan tiruan atau
palsu. Selain dari Yesus bukanlah pokok anggur yang benar. Orang Israel sebagai
umat TUHAN seringkali di lukiskan juga sebagai pokok Anggur tetapi Israel tidak
menjadi pokok yang benar. Sebab Israel dalam hidupnya selalu memberontak dan
tidak setia kepada TUHAN. Dalam kitab Yesaya dan Yeremia Israel di sebut
sebagai tanaman anggur yang rusak dan membusuk.
Yes. 5:2 Ia mencangkulnya dan membuang batu-batunya,
dan menanaminya dengan
pokok anggur pilihan; ia mendirikan sebuah menara jaga di
tengah-tengahnya dan menggali lobang tempat memeras anggur; lalu dinantinya
supaya kebun itu menghasilkan buah anggur yang baik, tetapi yang dihasilkannya
ialah buah anggur yang asam.
Lih. Dari ayat 1-7; 27:2 – 6
Yer. 2:21 Namun Aku telah membuat engkau tumbuh
sebagai pokok anggur pilihan, sebagai benih yang sungguh murni. Betapa engkau berubah menjadi pohon
berbau busuk, pohon anggur liar!
Yeh. 15: 1-8; 17: 5-10; 19:10 – 14; Maz.80:9-16
Meskipun ALLAH sendiri
telah mencangkul, membuang batu-batu, membuatnya tumbuh sebagai pokok anggur
pilihan tetapi yang di hasilkan ialah buah anggur asam dan Israel malah menjadi
pohon berbau busuk dan pohon anggur liar. Israel menjadi Anggur yang asam dan
itu sangat berbahaya bagi tubuh; tidak saja menyebabkan rasa tidak enak di
mulut tetapi juga menyebabkan perut sakit. Demikian juga dengan pohon Anggur
yang berbau busuk bukan saja menyebabkan rasa tidak nyaman bagi pernafasan tapi
bau busuk juga menyebabkan rasa mual, dan sakit lainnya. Dan selain dari itu
Israel juga di sebut pohon anggur liar. Artinya kelihatannya seperti anggur
tetapi sesungghnya tidak. Israel tidak lagi menjadi Pohon anggur yang memberi
banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Tidak lagi memberi perlindungan pada
tubuh dari kerusakan kolestrol jahat, tidak lagi mencegah terjadinya berbagai
jenis kanker, mengurangi kaki yang terasa berat, lelah, tegang, nyeri dan
kesemutan; tidak lagi membantu menormalkan tekanan darah; mengurangi stress;
resiko Diabetes; melindungi retina mata; memperlambat penuaan dan sebagainya. Umat
TUHAN tidak lagi menjadi berkat bagi sesamanya; mereka tidak setia, tidak taat
dan memberontak kepada TUHAN. Mereka tidak lagi menyenangkan hati TUHAN. Tetapi
sebaliknya mereka menyebabkan TUHAN sakit hati.
Pertanyaannya
bagaimanakah dengan hidupmu saat ini. Adakah kita berbeda dari umat TUHAN?
Adakah hidup kita menyenangkan hati TUHAN? Perhatikanlah bagaimana kita hidup
saat ini! Hidup kita tentu tidak berbeda
dari orang Israel!
Tetapi kita bersyukur karena Yesus menyatakan kepada kita bahwa:
1.
Ialah
Pokok anggur yang benar itu. Di luar Dia tidak ada yang baik dan benar.
2.
Bapa-Nya
adalah Pengusahanya. Dan apa juga yang di lakukan ALLAH. Semua itu kita baca
dalam ayat-ayat selanjutnya.
3.
Dan
Kitalah Carang-carang/ranting-rantingnya
Saudara-saudara
yang kekasih, mari kita memperhatikan apa yang di katakan Yesus tentang
ranting-ranting itu. Kita melihat ada dua macam ranting yang di sebut Yesus di
sini. Yang pertama ranting yang tidak berbuah dan ranting yang berbuah.
Yang pertama tentang ranting yang
tidak berbuah Yesus mengatakan bahwa ranting itu akan di Potong oleh Bapa-Nya.
Ay 2 dan ayat 6 mengatakan akan di kumpul dan di bakar. Itulah yang akan di
lakukan pada ranting yang tidak berbuah dan yang tidak tinggal di dalam Kristus.
Siapakah yang di maksudkan disini dengan yang tidak berbuah dan yang tidak
tinggal dalam Kristus itu? Mereka itu yang tidak mau bertobat, tetapi yang
terus mengeraskan hatinya; yang terus menghina Allah dengan hidupnya; mereka
yang menolak Firman-Nya; yang menolak didikan dari Firman-Nya; mereka yang
menyisihkan/tidak menghiraukan lagi persekutuan dan seterusnya akan di potong
oleh Allah dan di buang keluar lalu di kumpul dan di bakar.
Tetapi kapan
itu terjadi, kapan pemotongan itu di lakukan Allah dan kapan hal di buang
keluar itu dilakukan? Hari ini pelbagai peringatan di beri kepada kita. Baik
melalui kejadian alam seperti Gempa bumi, Tsunami dan angin puting beliung yang
terjadi di beberapa negara di dunia ini maupun melalui kelaparan, peperangan,
penyakit dan sebagainya. Semua itu di beri TUHAN sebagai Kesempatan yang kita
harus pergunakan sebaik-baiknya. Sebab itu adalah kesabaran TUHAN yang di beri
untuk kita bertobat. Dan kelak setiap orang yang tidak mau bertobat akan di
kerat dan di pisahkan lalu di hukum dalam api kekal itu.
Tetapi
pada ranting yang berbuah akan di bersihkan supaya ia lebih banyak berbuah.
Daun-daun yang gugur dan kotoran yang ada akan di berssihkan. Sebab semua itu sangat
mengganggu dan berpegaruh pada perkembangan dan pertumbuhan ranting-ranting
yang berbuah itu. Jadi harus di bersihkan. Artinya kita semua harus menyadari
bahwa buah-buah yang baik dari percaya itu harus kita akui saat ini masih di
cemari oleh pelbagai hal yang kotor dan najis. Hidup orang Kristen harus terus
menerus di bersihkan dari dusta; dari kata-kata kotor; dari kepercayaan tahyul;
dari hal-hal kekafiran. Jika tidak akan berpengaruh pada buah kasih, kebaikan,
kesetiaan, kelemah lembutan dan seterusnya. Ingat kata Paulus sedikit ragi
mengkhamiri seluruh adonan. Ingat jika dokter tidak membersihkan dengan baik
penyakit yang ada dalam tubuh kita maka pasti akan timbul lagi penyakit yang
sama bahkan mungkin lebih berbahaya lagi. Kita harus di bersihkan dari semuanya
itu! Bila tidak kita tidak berbuah banyak. Kehidupan kita menjadi merana dan
banyak orang pasti tidak akan mendapat berkat dari hidup kita.
Bagaimana
pembersihan itu di lakukan? Yesus mengatakan bahwa Ia sudah membersihkan
murid-murid–Nya dengan Firman itu. Dimana Ia selalu menasihati mereka, menegur
dan memperingatkan mereka. Kitapun di bersihkan dengan cara seperti itu. Terkadang
pembersihan yang di lakukan enak dan menyenangkan tetapi terkadang menyakitkan.
Firman TUHAN yang di sampaikan di satu sisi kedengaran lembut tetapi disisi
lain kedengaran keras dan menyakitkan. Terkadang kita harus di tegur di depan
umum seperti Yesus menegur Petrus. Terkadang kita harus mengalami seperti kita
menjalani Operasi. Seperti seorang Pasien yang di vonis karena suatu penyakit
yang mengharuskan dia di operasi. Dia harus siap menanggung rasa sakit karena
pisau operasi harus membelah bagian tubuhnya. Jangan takut dan jangan menjadi
seperti Yudas iskariot yang akhirnya karena tidak mau di peringatkan pergi dan
meninggalkan persekutuan dengan Yesus dan murid-murid itu.
Karena
itu biarkanlah Firman itu membersihkan engkau dan tinggallah di dalam Kristus
supaya engkau dapat berbuah banyak. Jangan cuek dengan pemberitaan Firman itu
dan jangan memisahkan diri dan menarik diri; atau berada di luar Kristus.
Karena satu-satunya jaminan kita bisa berbuah atau tidak bila kita tinggal di
dalam Kristus dan membiarkan kita di bersihkan oleh Firman-Nya. Jadi jangan
karena kesibukan duniawi seperti karena belajar, karena bekerja, karena mengurus
keluarga dan anak, dan sebagainya, atau karena penderitaan kita menarik diri
dari persekutuan itu.
Memang
tidak mudah untuk tetap berada dalam Kristus dan dalam persekutuan itu. Sebab
begitu berat tantangan dan begitu besar godaan yang kita hadapi. Persoalan
ekonomi, keuangan, makan dan minum dan sebagainya membuat kita harus memilih.
Terkadang kita harus menarik diri dari Kristus. Akan tetapi Yesus menyuruh
kita; mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya”. Artinya
kita di nasihati Yesus untuk berdoa. Karena itu pertanyaannya sudahkah saudara
berdoa dengan benar untuk semua persoalanmu? Sudahkah engkau berdoa untuk
kesibukan-kesibukanmu supaya Ia memberi jalan keluar? Allah mau bahwa Ia di
permuliakan dalam hidup kita. Karena itu Tinggallah di Dalam Kristus dan
biarkanlah Firman itu membersihkan hidupmu serta Bertekunlah dalam Doa
kepada-Nya.
Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar